5 Resensi Film Terbaik Tentang Asuransi

Di negeri kita, Asuransi belum menjadi gaya hidup dominan dalam masyarakat. Untuk mencari film-film Indonesia bertema Asuransi sangatlah sulit. Namun di film-film Hollywood kita bisa menemukannya dalam jumlah yang cukup banyak bahkan banyak diantara film-film tersebut dibuat pada tahun 40-an atau 50-an. Wow, Asuransi sudah menjadi gaya hidup pada masa itu.

Namun saya tidak mungkin menonton film-film itu semua. Tapi saya punya favorit. Ada 5 resensi Film terbaik tentang Asuransi yang akan saya bagi kepada anda, tentu saja versi saya. Bagaimana versi Anda? 

1. Rainmaker (1997)


Diadaptasi dari novel John Grisham dengan judul yang sama. 
Bercerita tentang, Rudy Baylor, mahasiswa semester terakhir fakultas hukum, diminta memberikan nasihat hukum bagi sekelompok orang lanjut usia. Di situlah ia bertemu “klien” pertamanya Dot dan Buddy Black. Putra mereka, Donny Ray, menderita leukemia, dan perusahaan asuransi menolak membayar biaya pengobatannya. Mulanya Rudy tidak begitu berminat dengan kasus ini, tapi kemudian ia menyadari ini merupakan masalah penipuan licik oleh sebuah perusahaan raksasa terhadap orang-orang lemah yang buta hukum. 

Ia pun tergerak untuk membantu. Tapi masalahnya ia belum lulus, tak punya uang dan pekerjaan, dan mesti menghadapi salah satu pengacara top serta perusahaan terkemuka di Amerika, Leo F. Drummond yang jago menghentikan kasus. Tapi ketika hakim ketua meninggal tiba-tiba, penggantinya (Danny Glover), mantan pengacara hak-hak sipil, ada peluang kasus tersebut dilanjutkan.

Kendati bercerita tentang sisi buruk perusahaan Asuransi, jangan khawatir. Ini hanya cerita fiktif. Perusahaan Asuransi yang sudah berusia 125 tahun seperti Allianz tentu tetap eksis selama ini karena selalu jujur dalam bekerja. Eh, malah promosi hahaha... 

2. Incredibles (2004)

Tidak secara konkret berhubungan tentang asuransi sih.  Ceritanya tentang superhero dituntut pensiun, menyembunyikan identitasnya dan menjalani hidup sebagai orang biasa? Itulah nasib yang menimpa Tn. Incredible dan superhero sezamannya akibat masyarakat menganggap kekuatan super mereka malah mengganggu kesejahteraan bersama.

Kini ia menghidupi keluarganya dengan menjadi Agen asuransi. Dalam usia separuh baya, bertumbuh gembrot, terkurung di ruang kerja yang sempit, sering lembur namun kurang dihargai oleh bosnya, diam-diam ia merindukan kejayaan masa lalu. Bersama seorang kawan lama, ia menyelinap ke luar malam-malam, menyadap radio polisi, dan mudah-mudahan bisa tampil di TKP sebagai pahlawan.

Baca pula : Tersadar Karena 10 Juta Rupiah. Sebuah Pengalaman Pribadi 

3. The Truman Show (1998) 

Seorang  Agen asuransi menemukan seluruh hidupnya sebenarnya terdapat dalam  sebuah acara TV.

Perenungan: Apa yang nyata dan apa yang fiktif? Apa, dalam hidup Anda yang benar-benar otentik? Itulah pertanyaan untuk diri Anda sendiri saat Anda menjalani hari-hari Anda.

4. About Schmidt (2002) 

Setelah pensiun dari industri asuransi jiwa, Schmidt (Jack Nicholson), menemukan dirinya terapung dan melakukan pencarian eksistensial, Untuk menemukan tujuan baru dalam hidupnya.

Kutipan favorit:
Warren Schmidt:  “Segera, saya akan mati. Mungkin dalam 20 tahun, mungkin besok, tidak masalah. Setelah saya mati dan semua orang yang mengenal saya juga telah mati, maka saya seolah-olah tidak pernah ada. Apa perbedaan hidup yang saya lakukan untuk orang lain?  Saya tak bisa memikirkannya. Tidak sama sekali.

5. Groundhog Day (1993)

Phil Connor, Pria egois, sinis sekaligus nyinyir adalah seorang penyiar meteorologis atau prakiraan cuaca di stasiun TV Pitsburgh. Suatu hari Phil bersama Rita dan Larry harus mengunjungi Punxutawney, sebuah kota kecil di Pennsylvania, untuk meliput festival tahunan Hari Groundhog bersama Punxsutawney Phil. Phil yang egois sangat membenci tugasnya kali ini. Phil benci kota kecil, benci orang-orang ceria di dalamnya, dan segalanya di Punxsutawney. Phil meliput Hari Groundhog seadanya dengan narasi yang buruk. Ketika Phil mencoba kembali ke Pitsburgh, badai besar menghadang mereka. Dengan berat hati Phil harus kembali ke Punxsutawney.

Keesokan harinya ketika terbangun, Phil menyadari bahwa hari itu adalah hari yang sama, 2 Februari

Hidup setiap hari. seolah-olah hanya  itulah yang Anda miliki, bosan dan tanpa manfaat untuk orang lain.  Karena, "hari ini" itu adalah satu-satunya waktu yang Anda miliki. 

Kutipan menarik: 
Ned:  “Apakah Anda memiliki asuransi jiwa, Phil? Karena jika Anda memilikinya, Anda akan memilih yang sedikit kan? Maksudku, siapa yang tidak begitu? Anda mau tahu sesuatu? Aku punya perasaan ...”

Itulah 5 film terbaik tentang asuransi versi  on the spot ! eh, versi saya. Versi Anda apakah sama? 

Masukkan email untuk berlangganan:

0 Response to "5 Resensi Film Terbaik Tentang Asuransi"

Posting Komentar