Berani Merokok, Harus Berani Berasuransi

Dalam bungkus rokok terdapat peringatan pemerintah salah satunya adalah “Merokok Dapat Menyebabkan Impotensi” apakah itu benar? Ya! Saya setuju dengan itu. Buktinya apa? Buktinya di film dewasa xxx anda tidak akan menemukan pelakunya beradegan sambil merokok, karena merokok dapat menyebabkan impotensi.

Hahahaha... itu tadi hanya JOKE, jangan dianggap terlalu serius.

Oke, stop membayangkan adegan dewasa xxx sekarang kita fokus ke persoalan utama saja Hehe...

Perlu saya tegaskan bahwa saya bukan orang yang anti perokok; karena menjadi perokok sah-sah saja menurut hukum. Nah, Saat anda memutuskan menjadi seorang perokok tentu itu adalah hak anda sebagai manusia merdeka. Anda memutuskan sesuatu, pastikan anda tau resikonya. 

Menurut saya yang paling penting dari keputusan menjadi perokok adalah konsekuensi atas keputusan tersebut, salah satunya adalah konsekuensi kesehatan yang akan anda alami kelak di masa mendatang. 




Tidak perlu saya jelaskan dampak dan bahaya rokok kepada anda, karena saya yakin anda sudah mengetahuinya, antara lain:

1. Meningkatkan resiko Stroke
2. Penyebab Sakit Jantung
3. Penyebab penyakit paru-paru
4. Penyebab penyakit mulut
5. Penyebab kanker
6. Dan lain-lain 

Secara fair harus saya katakan bahwa penyakit-penyakit mematikan itu tidak hanya diderita oleh para perokok, siapa saja bisa terjangkit penyakit kritis (Critical Illnes) karena faktor pemicunya bermacam-macam ditambah gaya hidup dan pola makan masyarakat kita cenderung kurang baik. Dan merokok merupakan pemicu yang signifikan terhadap penyakit-penyakit kritis.

Logikanya begini, jika bergaya hidup sehat saja masih bisa terkena penyakit kritis, APALAGI mereka yang perokok aktif. Resikonya lebih tinggi. Apakah benar dengan gaya hidup sehat masih bisa terkena penyakit kritis? Video berikut membuktikannya. Seorang dokter dengan gaya hidup sehat tetap bisa terjangkit Critical illnes 




Berdasarkan fakta itulah walaupun Anda bergaya hidup sehat, Anda TETAP perlu proteksi Asuransi Jiwa & Asuransi Kesehatan yang memadai. Sekali lagi, YANG MEMADAI; bukan asal beli asuransi.  Karena banyak orang yang hanya peduli pada premi murah tanpa melihat jumlah Uang Pertanggungan jika terjadi resiko sakit kritis.

Nah, bagaimana dengan perokok? Tidak diragukan lagi bahwa perokok jauh lebih membutuhkan proteksi asuransi. Sebagai informasi, premi yang harus dibayar oleh perokok LEBIH MAHAL daripada mereka yang tidak merokok.

Baca pula:
Orang Tua Anda Penderita Diabetes? Inilah Resiko Kesehatan Anda 
Dalil Islam Tentang Pentingnya Asuransi  

Saya akan ilustrasikan biayanya secara sederhana sebagai berikut:

Asumsi Manfaat :
1. Uang Pertanggungan Dasar (Meninggal Dunia): 1 Milyar Rupiah
2. Proteksi 100 Kondisi Penyakit Kritis : 1 Milyar Rupiah 




Kesimpulannya adalah: 
Pertama, Sah-sah saja anda memilih menjadi perokok namun harus konsekuen dengan Beli Asuransi. Jangan merepotkan keluarga dari segi biaya jika suatu hari nanti anda menderita sakit yang disebabkan karena kebiasaan merokok.

Kedua, Sebagai perokok anda harus merogoh kantong lebih dalam untuk membayar premi asuransi karena resiko perokok lebih besar daripada bukan perokok. 

Didit Aby
Allianz Life Indonesia
085867941941

Masukkan email untuk berlangganan:

0 Response to "Berani Merokok, Harus Berani Berasuransi"

Posting Komentar