Lengkapi BPJS Anda Dengan Tambahan Uang Tunai

Memiliki BPJS Kesehatan itu baik dan sangat menguntungkan asal tahu aturan mainnya. Ketertiban itu penting untuk menjamin kebaikan bagi semua pihak baik pasien, rumah sakit maupun pemerintah. Jadi jangan buru-buru sewot jika prosedurnya agak merepotkan. Jika ada masalah jangan langsung marah-marah kepada petugas rumah sakit. Tanyakan dulu kepada pihak BPJS baiknya bagaimana.

Sudah membayar bukan berarti bebas minta apa saja, semua ada aturannya. Ada hak dan kewajiban yang harus dipenuhi. Ibarat mau naik kereta api, Kita tidak bisa nyegat di tengah jalan. Semua penumpang harus naik dan turun di stasiun kereta api yang ditentukan tempatnya. Tidak berduli kelas eksekutif, bisnis maupun ekonomi semua ada aturannya, walaupun sudah membayar. Kalau tertinggal kereta api juga jangan ngotot. Tidak bisa pakai alasan, “Saya sudah membayar. Harus ditunggu sampai saya naik”. 

Dibandingkan dengan asuransi swasta, BPJS memiliki beberapa keunggulan antara lain:

BPJS Menjamin Kondisi Yang Dikecualikan Oleh Asuransi Swasta.
Banyak asuransi swasta yang tidak menanggung penyakit akibat dari kehamilan, bahkan persalinan normal juga tidak ditanggung asuransi swasta. 

Hampir semua penyakit ditanggung oleh BPJS
Syaratnya sesuai dengan prosedur JKN (Permenkes no.28 tahun 2014)

Premi murah
Premi BPJS kurang dari 100 ribu per bulan. Premi asuransi swasta rata-rata minimal 300 ribu per bulan , bahkan ada yang minimal 500 ribu per bulan.

BPJS Menanggung Tanpa Melihat Kondisi Sebelumnya
Asuransi swasta akan menolak pengajuan asuransi jika calon tertanggung telah menderita penyakit-penyakit tertentu. Hal ini tidak berlaku untuk BPJS, setidaknya untuk saat ini.

Bisa Menjamin Seumur Hidup
BPJS menjamin seumur hidup. Di asuransi swasta menanggung maksimal hingga usia 100 tahun. (Saya ragu juga masih ada banyak orang hidup diatas usia 100 tahun)

Dengan kelebihan-kelebihan BPJS tersebut, apakah berarti Anda sudah tidak lagi membutuhkan Asuransi Swasta? Nanti dulu... BPJS juga memiliki banyak kelemahan bila dibandingkan dengan Asuransi Swasta

Baca Pula: 
Perbedaan BPJS Dengan Asuransi Kesehatan Swasta
Perbandingan BPJS Dengan Asuransi Kesehatan Allianz

Memiliki BPJS saja tidak cukup. Karena BPJS tidak memberi uang cash/tunai untuk anak istri anda agar bisa memenuhi kebutuhan hidup selama Anda sakit.

Ada hal yang tak kalah penting selain biaya berobat di Rumah Sakit, yaitu : Melengkapi Kebutuhan Hidup. 

Mungkin tidak akan menjadi masalah jika seorang pasien menderita sakit ringan atau sedang dan harus rawat inap di rumah sakit, misalnya sakit Tipes 3 hari sudah boleh pulang dan sembuh. Namun bagaimana jika pasien menderita penyakit berat, penyakit kritis atau bahasa asuransinya “Critical Illness” ? Contohnya: Kanker atau stroke; masalahnya akan lebih rumit kan?.

Critical Illness Insurance adalah suatu asuransi yang akan membayarkan klaim anda ketika kondisi penyakit yang anda derita telah didiagnosa dalam keadaan KRITIS. Critical Illness selain berbiaya sangat besar, proses penyembuhannya juga lama.

Tips: 
Saat memilih membeli asuransi tambahan Critical illness, klaim akan cair jika nasabah benar-benar terjangkit penyakit kritis dalam kondisi sudah cukup berat. Jika anda menginginkan proteksi dalam kondisi lebih awal sebaiknya anda memilih CI-100 (100 Kondisi Penyakit Kritis) yang bisa cair dalam kondisi lebih dini. 

Karena proses penyembuhannya lama, muncul pertanyaan: Berapa lama perusahaan memberi cuti kepada karyawan yang sakit? Satu Minggu? Dua Minggu? Tiga bulan? 

Banyak kasus seorang pasien critical illness harus berhenti bekerja karena tidak mampu lagi bekerja, atau sudah berbulan-bulan masih belum sehat. Lalu bagaimana dengan nasib anak istrinya? Bagaimana membayar sekolah, cicilan kredit, pajak, dan lain sebagainya?

Disinilah perlunya Anda memiliki polis asuransi penyakit kritis Allianz yang akan memberikan UANG CASH jika sesuatu yang buruk terjadi.

Biaya Rumah Sakit solusinya : BPJS
Biaya kehidupan sehari-hari solusinya : TAPRO ALLIANZ ; Yang akan memberikan uang cash/tunai  kepada anda jika terkena critical illness.


Belajar Dari Pengalaman Nasabah Allianz


Bapak B adalah nasabah Allianz yang divonis menderita Gagal ginjal dan harus melakukan cuci darah 3 kali seminggu. Berikut adalah bukti klaim beliau:




Menyadari biaya cuci darah yang tinggi beliau berinisiatif mendaftarkan diri ke BPJS Kesehatan. Dengan layanan BPJS inilah beliau rutin melakukan cuci darah 3 kali seminggu. Uang klaim 216 Juta dari Allianz tidak beliau manfaatkan untuk berobat, melainkan beliau manfaatkan sebagai cadangan dana untuk kebutuhan keluarganya.

Dari pengalaman Bapak B dapat kita simpulkan bahwa memiliki BPJS dan membeli asuransi di Allianz seiring sejalan memberi manfaat nyata dalam hidup beliau. 

Tidak ada yang ingin sakit. Untuk mengatasi kondisi sakit, apa yang sudah anda rencanakan? Mari berasuransi.

Didit Aby
Allianz Life Indonesia
085867941941

Masukkan email untuk berlangganan:

2 Responses to "Lengkapi BPJS Anda Dengan Tambahan Uang Tunai"

  1. Tapi sayangnya terkadang BPJS agak susah ya kalo dipake di lain kota. Jadi agak kurang leluasa gitu maksudnya

    BalasHapus