Silahkan Tutup Polis Asuransi Jiwa Anda

Tidak ada seorang Agen-pun yang bisa atau boleh melarang anda menutup polis asuransi jiwa anda. Segala keputusan-keputusan terkait manajemen keuangan pribadi dan keluarga adalah mutlak milik anda sendiri. Jika boleh memberikan saran, berikut ini saran saya kepada anda sebelum menutup polis.

Apapun alasan anda menutup polis, pastikan anda sudah memiliki pengganti yang sepadan minimal senilai dengan nilai polis yang akan anda tutup. 

Meninggal Dunia

Misalkan anda memiliki polis asuransi jiwa untuk manfaat meninggal dunia dengan UP (Uang Pertanggungan) 1 miliar. Pada suatu hari anda memutuskan ingin menutup polis tersebut.

Sebelum anda melangkah lebih jauh saya ingin bertanya, “Apakah detik ini anda sudah memiliki harta yang akan anda wariskan kepada anak istri senilai 1 Miliar?”

Jika belum, sebaiknya anda memikirkan kembali rencana untuk menutup polis asuransi jiwa Anda. Banyak orang yang meninggal dunia sambil mewariskan HUTANG kepada ahli waris mereka, tentunya anda tidak ingin merepotkan ahli waris anda untuk melunasi hutang-hutang Anda kan?

Critical Illness

Polis asuransi jiwa anda memiliki manfaat tambahan proteksi penyakit kritis (Critical Illness) dengan UP 1 miliar. Sebelum menutup polis, cek tabungan anda, apakah anda telah memiliki tambahan uang tunai 1 miliar, di luar uang 1 miliar yang telah anda siapkan untuk warisan?

Jika belum ada, sebaiknya urungkan niat untuk menutup polis Anda karena resiko penyakit kritis bisa diderita siapa saja dan kapan saja. Anda akan membutuhkan biaya sangat besar saat itu benar terjadi dan pihak yang paling merasakan akibatnya adalah keluarga anda.

Mengapa rider Critical Illness ini penting? Karena sifatnya yang CASH, maka sangat bermanfaat bagi Anda untuk keperluan-keperluan pengobatan maupun kebutuhan sehari-hari, apalagi jika UP-nya sangat besar.

Kecelakaan

Polis asuransi Anda menyediakan manfaat perlindungan dari Kecelakaan senilai 1 Miliar. 

Sebelum menutup polis, ada dua hal yang perlu saya tanyakan.
Pertama, apakah saldo tabungan anda senilai 1 Miliar diluar 2 Miliar untuk warisan & sakit kritis? 
Kedua, Apakah setiap hari anda berada di luar rumah atau tidak?

Jika tabungan anda belum mencapai 1 Miliar dan atau setiap hari anda pasti berada di luar rumah, maka Anda termasuk kategori orang dengan resiko kecelakaan yang cukup tinggi. Terbayangkah jika suatu hari ada orang lain yang lalai berkendara lalu tiba-tiba menabrak anda dari belakang? Sudah siap biayanya?

Rawat Inap

Polis asuransi anda juga menyediakan manfaat kesehatan rawat inap dengan plafon misalnya 300 juta setahun. Sebelum menutup polis, cek saldo tabungan anda, apakah anda telah memiliki uang 300 juta, di luar uang 3 miliar yang telah anda siapkan untuk warisan, Kecelakaan dan penyakit kritis?

Setiap orang bisa sakit. Jika sakit, Anda ingin dibayari Asuransi atau bayar sendiri? Relakah uang tabungan anda HABIS karena diambil untuk biaya rawat inap?

Setiap rencana menutup polis asuransi jiwa pasti diiringi alasan-alasan tertentu. 

Alasan Kesulitan Keuangan

Asuransi jiwa salah satu fungsinya adalah melindungi nasabah/peserta asuransi dari bencana keuangan akibat dari resiko kehidupan yang ia alami. Jika karena alasan kesulitan keuangan lalu menutup polis Asuransi bagaimana nantinya jika resiko kehidupan (misalnya: Kecelakaan) tersebut benar-benar terjadi?

Bukankah justru makin sulit? Tabungan kosong, Asuransi-pun tak ada. 

Jadi sesungguhnya Asuransi Jiwa merupakan penyelesai 1 (satu) Masalah dalam hidup kita. Menutup polis Asuransi Jiwa justru menambah 1 (satu) lagi masalah keuangan dalam hidup kita.

Alasan Asuransi Haram

Ada beberapa nasabah asuransi yang menutup polis asuransi setelah mendengar ceramah beberapa ustaz bahwa asuransi itu hukumnya Haram. Umumnya terkait dengan “status” Gharar dan Riba dalam Asuransi; bahkan beberapa ustaz menggeneralisir/memukul rata hal serupa pada Asuransi Syariah

Jika Anda pemegang polis Asuransi Syariah, maka Anda tidak perlu mengkhawatirkan kehalalan produk tersebut. Produk asuransi syariah sudah sesuai secara syariah dan sudah terhindar dari unsur riba, gharar, dan maysir. Bahkan dalam pelaksanaannya mendapatkan pengawasan secara berkala dari Dewan Pengawas Syariah MUI.

Terkait Fatwa MUI tentang asuransi syariah dapat anda baca disini

Investasi di Unitlink Balik Modalnya Lama. Tidak menguntungkan.

Nah, ini terkait dengan niat awal anda membeli asuransi unitlink. Bisa pula agen asuransi anda terlalu banyak bicara investasi sehingga menimbulkan salah paham.

Nilai investasi di unitlink asuransi baik Konvensional maupun syariah tidak sama dengan berinvestasi di pos murni investasi seperti Saham atau reksadana. Dalam unitlink ada bagian yang dipotong sebagai Biaya Asuransi (COI) dan Biaya Rider (COR) sehingga TIDAK 100% premi yang anda bayarkan itu akan masuk kolom investasi. Penjelasannya ada dalam buku polis 

Investasi di unitlink adalah rencana investasi Jangka panjang. Anda tidak bisa merencanakannya untuk jangka pendek.
Nilai Investasi di unitlink merupakan BONUS dari pembelian Asuransi Jiwa. Iya benar, hanya BONUS dan Bukan tujuan utama. Rumah utama dari unitlink tetaplah proteksi/perlindungan yaitu ASURANSI. 

Terkait dengan hal tersebut, anda bisa membacanya disini

Apakah salah niat seperti itu berarti anda harus menutup polis asuransi jiwa? 

Saran saya, mari kita baca lagi tulisan dari awal. Intinya, Apakah saldo tabungan anda cukup untuk menutup resiko-resiko kehidupan yang mungkin terjadi pada anda dan keluarga?

Menabung apakah di Bank, di Asuransi atau di Reksadana tidak akan bikin kita kaya. Berbisnis baru bisa bikin kita kaya. Ada istilah intrapreneur artinya disamping kita sebagai karyawan kita mulai sampingan berbisnis dan langkah pertama bisnis adalah menjadi sales.

Kembali ke Asuransi, sering kita membuat proposal Setor premi dengan premium holiday 10 tahun, itu adalah TIPE WHOLE LIFE, artinya saldo yang ada bukan untuk diambil karena kalau saldo itu diambil maka saldo akan berkurang dan menjadi nol sehingga polis lapse.

Saldo yg ada sebenarnya untuk membayar biaya asuransi s/d usia 100 tahun.

Kalau saya pribadi, saya tipe ENDOWMENT, artinya saya setor NONSTOP (bukan premium holiday 10 tahun, tapi setor terus menerus).

Saya setor PREMI + TOP UP. Bagi saya asuransi bukan investasi tetapi alat bantu untuk saya DISIPLIN MENABUNG, menyisihkan sebagian penghasilan saya. Karena saya ada KEBUTUHAN TAHUNAN dan KEBUTUHAN DANA PENSIUN, itulah mengapa asuransi saya adalah PREMI + TOP UP (setor NON STOP).

Semoga penjelasan-penjelasan diatas berguna bagi Anda, Apapun alasan anda saat memutuskan untuk menutup polis Asuransi Jiwa anda. 

Agen Asuransi Allianz
Didit Aby
085 6959 13013

Masukkan email untuk berlangganan:

0 Response to "Silahkan Tutup Polis Asuransi Jiwa Anda"

Posting Komentar